MERDEKA DI DALAM KRISTUS

Oleh: Pdt. Gideon Siregar

Negara Republik Indonesia  pada tahun ini merayakan HUT kemerdekaan yang ke 74, tepatnya tanggal 17 Agustus 2019 . Kata “ merdeka “ tidak dapat dipisahkan dengan “penjajah”.  Kalau tidak ada penjajahan , tentu tidak ada kemerdekaan.  Karena ada penjajahan inilah maka ada perjuangan untuk merdeka. 

Indonesia pernah dijajah oleh Portugis, Belanda dan Jepang.  Belanda menjajah selama kurun waktu yang cukup lama yaitu 350 tahun. Portugis, Inggris dan Jepang tidak terlalu lama. Jepang menjajah kepulauan Nusantara hanya tiga setengah tahun, namun  penderitaan yang ditimbulkannya sangat luar biasa bagi masyarakan  negeri tercinta ini. Akhirnya, tibalah saat yang dinanti-nantikan seluruh bangsa Indonesia, pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia yang dipimpin oleh Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan  Kemerdekaannya dari segala bentuk penjajahan. 

Terhitung sejak tanggal 17 Agustus 1945 itulah bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bebas dari penjajahan bangsa asing, menjadi bangsa yang merdeka, bangsa yang berhak menentukan nasibnya sendiri, bangsa yang terlepas dari cengkeraman bangsa asing yang sempat menguasai nusantara sekian lamanya.  Semboyan para pejuang kemerdekaan sangat heroik pada saat itu ialah “ merdeka atau mati  , “ sekali merdeka tetap merdeka”. 

Berbicara tentang kemerdekaan, kita perlu mengerti dua dimensi dari hal ini :
· Merdeka secara fisik – bebas dari penjajahan bangsa asing . Ini sudah dialami oleh semua orang dibumi Indonesia selama 74 tahun.
· Merdeka secara rohani – belum semua warga bangsa kita yang mengalaminya. Artinya , walaupun secara jasmani tidak lagi dijajah bangsa asing , namun secara rohani masih banyak orang dijajah oleh pelbabagai macam hal yang negatife dan desdruktif.

Dengan demikian bisa terjadi variasi sebagai berikut :
· Ada orang yang merdeka fisiknya, tetapi rohaninya masih dijajah.
· Ada orangyang merdeka fisiknya, tetapi rohaninya juga merdeka. 

Pada hari HUT RI yang ke 74 ini, kita diajak merenungkan dua variasi kehidupan seperti yang diungkapkan diatas : masih ada penjajahan ditengah-tengah alam kemerdekaan.  Untuk bisa mengerti tentang hal ini, marilah kita dengan seksama memperhatikan berita Alkitab dalam Markus 5:1-20, kisah orang yang dirasuk roh jahat di Gerasa.

PENJAJAHAN MASIH BERLANGSUNG SAMPAI MASA KINI

Dalam Injil Markus 5 :1-20 mengkisahkan tentang Tuhan Yesus membebaskan / memerdekakan orang yang dijajah oleh  roh jahat.
Ayat 2-5 : Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia. Orang itu diam disana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai, karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya,sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya. Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak teriak dan memukuli dirinya dengan batu.
Perhatikan bagaimana cara kerja roh jahat atas diri orang Gerasa ini. Ia yang tadinya hidup normal sekarang jadi tidak normal. Dengan kata lain , ia kehilangan kemerdekaannya dan dijajah secara rohani oleh roh-roh jahat yang mendiami tubuhnya. Disini kita melihat 4 cara dimana roh jahat melaksanakan penjajahannya atas diri manusia yang sampai hari ini masih menguasai manusia.

1. Roh Kuburan
Manusia normal tinggal didalam rumah, tetapi orang Gerasa ini tinggal di kuburan. Mengapa? Karena ada roh jahat yang “menjajah dirinya” . ia senang tinggal dikuburan-kuburan . Tidak sedikit orang yang hobinya suka mendatangi kuburan kuburan, dengan tujuan untuk mendapat berkat dari orang yang  sudah mati. Berziarah tidak dosa, tetapi meminta petunjuk dan berkah dari orang mati di kuburan kuburan adalah kekejian dihadapakan Tuhan. Ulangan 18:10-12.   Orang-orang yang masih melakukakan  occultisme adalah orang-orang yang masih terjajah oleh roh jahat. Di negeri kita Indonesia masih sangat banyak orang masih terjajah oleh kuasa roh jahat, baik orang kaya, orang miskin, pejabat, pengusaha dan rakyat jelata, bahkan ada juga orang yang menyebut dirinya Kristen namum hobbynya datang ke hamba – hamba iblis (dukun/ paranormal)untuk mencari solusi , ketempat – tempat yang dianggap keramat untuk mendapat berkat disana.  Ada juga yang memberhalakan kuburan ,  sehingga berupayakan membangun makam semahal mungkin , sementara rumah sendiri masih sangat super sederhana. 

 

2. Roh ketelanjangan
Manusia normal memakai pakaian yang baik dan sopan, tetapi  orang Gerasa ini tidak  mau memakai pakaian, ia telanjang , tidak tau malu. Mengapa ? karena ia dijajah oleh kuasa roh jahat.  Roh yang inilah yang menjadikan orang Gerasa menjadi rusak citra dirinya sebagai ciptaan Tuhan termulia dibumi ini. Roh model ini sedang merajalela dan membelenggu banyak umat manusia dibumi ini, mereka meng”exploitasi” diri dengan tanpa malu – malu, bahkan menjadi komoditi yang laris manis untuk iklan/promosi bisnis. Orang yang membuka diri untuk pornografi sama dengan membuka diri untuk dijajah oleh roh jahat .

 

3. Roh merusak diri 
Manusia normal merawat – memelihara diri dengan sebaik-baiknya,  untuk kebersihan dan kesehatan badannya.  Karena itu jasa skin care beuty healthy  bermunculan dimana-mana sampai kedaerah-daerah pedesaan karena banyaknya orang terutama wanita yang antusias memperindah kulit  wajah agar tampil lebih percaya diri. Beda dengan orang Gerasa ini , bukannya merawat diri , akan tetapi merusak dirinya dengan memukul –mukul tubuhnya yang telanjang dengan batu sehingga menimbulkan luka –luka yang mengerikan.  Mengapa demikian ? karena dibelenggu / dijajah oleh roh jahat . Merusak diri sendiri adalah orang gila. Bentuk merusak diri dizaman akhir ini sangat mengerikan :
* merusak diri dengan mengkomsumsi Narkoba
* merusak diri dengan makanan yang berlebihan sehingga menimbulkan berbagai macam  gangguan kesehatan.
* merusak diri dengan tembakau. Padahal sudah terpampang jelas “merokok membunuhmu”
* merusak diri dengan alkohol. Jadi  pemabuk berat, minum tuak, cap tikus dll.

 

4.Roh pemberontakan 
Orang Gerasa ini hidupnya tidak teratur, semau sendiri yang membahayakan sesama, karenanya ia dirantai dan dibelenggu , namun rantai diputuskannya belenggu dihancurkannya karena ia memberontak dengan kekuatan dahsyat dari roh jahat yang memang tidak mentaati aturan. Hal ini terjadi karena ia terjajah oleh kuasa roh jahat. Salah satu daftar dosa akhir zaman yang dicatat di 2 Tim 3:2 adalah memberontak terhadap orangtua. Memberontak berarti melawan aturan yang ada , tidak mau tunduk pada otoritas. Misal: anak memberotak terhadap orangtua , contoh Absalom terhadap Daud ayahnya. Memberontak kepada pemimpin : Korah ,Datan dan Abiram memberontak terhadap Musa. Dewasa ini roh pemberontakan dapat kita lihat dimana-mana.  Murid berontak terhadap gurunya. Kelompok tertentu mau merubah ideologi Pancasila dengan ideologi lainnya. Majelis berontak terhadap gembalanya, saat gembala naik mimbar dipaksa turun didepan jemaat yang sedang khusuk beribadah.  Lagu-lagu cadas mempromosikan pemberontakan dan kekerasan sebagai suatu hal yang wajar. Apakah ini kemerdekaan sejati ?  sama sekali tidak ! ini adalah penjajahan dalam dalam bentuk baru (tersamar). Masih banyak fakta yang membuktikan tentang pemberontakan ini. Di alam kemerdekaan Indonesia ternyata masih banyak sekali orang yang rohaninya dijajah oleh kuasa kegelapan, sehingga melakukan hal yang “aneh-aneh dan myleneh”. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah : Bagaimanakah caranya supaya manusia bisa benar-benar merdeka secara fisik dan juga secara rohani ???

 

TUHAN YESUS SANG PEMBEBAS

Lihat Injil LUKAS :18-19 yang menjelaskan Misi Yesus datang kedalam dunia : Roh Tuhan ada padaKu, oleh sebab IA telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin ; dan IA telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan,dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang orang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan yang telah datang.

 

Berdasarkan ayat-ayat diatas jelaslah bahwa Yesus mempunyai misi sebagai Juruselamat yang membebaskan/ memerdekakan orang-orang yang ditindas dan dibelenggu oleh kuasa dosa dan Iblis. Itulah sebabnya Tuhan Yesus memberi undangan yang sangat indah dalam Matius 11:28 Marilah kepadaKu ,semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Barang siapa menerima undangan Yesus, maka orang itu :


Ø Memperoleh Kemerdekaan sejati . Yohanes 8:36 jadi apabila ANAK itu memerdekakan kamu, kamupun benar benar merdeka. 
Ø Harus tetap memelihara kemerdekaannya supaya jangan dijajah lagi oleh kuasa dosa .Galatia 5:13 saudara-saudara ,memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.
Ø Tidak boleh menyalahgunakan kemerdekaannya dalam Kristus dengan melakukan hal-hal yang tidak benar.  1 Petrus 2:16 Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan kejahatan mereka , tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.

MISI GBIS 

GBIS sebagai bagian dari tubuh Kristus mempunyai tanggungjawab  mutlak untuk melaksanakan amanat Agung Tuhan Yesus Kristus. "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:19-20)

Salah satu tugas utama GBIS adalah  : menjangkau dengan Injil Sepenuh setiap orang yang belum mengalami kemerdekaan rohani untuk menerima pembebasan / keselamatan didalam Yesus. Gereja adalah `yang terutus` untuk melanjutkan pekerjaan Yesus dalam mencari mereka yang terhilang/yang dijajah roh jahat sehingga mereka dapat diselamatkan dan turut serta dalam Kerajaan Surga.

Bebaskan / rebut kota – kota yang belum ada GBIS dan berkati desa-desa sekitar nya.  Misi agar setiap desa , kota bahkan pedalaman berdiri panji – panji Kristus.  Patahkan modus operandi roh jahat yang membelenggu / mengikat / menjajah  yang sedang merajalela di alam merdeka ini.  Roh Kudus akan menolong gerejaNya dalam menjalankan  misi ini.

Terus berjuang sampai Tuhan Yesus datang kedua kalinya.  Amin.

  • Black Facebook Icon
  • Black YouTube Icon
  • Black Instagram Icon